Tampilkan postingan dengan label hiburan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label hiburan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Desember 2017

Surat Untuk Dedi Ferdian Sang Melokonis What The Fucker

Tulisan ini lahir, ketika saya mengunjungi sekolah dasar di Banda Aceh. Ketika itu saya mengantarkan surat Undangan Seminar. Melihat anak-anak SD bermain, belajar dan berlari-lari ada suatu hal yang menyenangkan, membuat saya tersenyum, alangkah bahagianya mereka.

Ada juga siswa SD yang dikejar oleh guru karena bandel. “Hai neuk bek batat tat, buk cubit teuk” mungkin kalimat itu bisa mengambarkan keadaan saya waktu lalu. Masa saya berlari-lari dengan sahabatku. Iya dia! Fuck him. Kalau saya tulis tentang teman satu ini, rasanya berada pada masa lalu saya.

Teman saya satu ini tidak jauh beda dengan saya. Dia dicintai oleh guru sedangkan saya selalu dimarahi oleh guru. Iya dulu anaknya pintar, tapi sekarang dia udah bego.

Dia selalu menjadi cemoohan dari teman gank kami, dia selalu diejek kekurangannya, “kamu lihat dian? Dian siapa? Pak ian ‘juleng’? oh ada, dia lagi berak di sungai itu! 

Sungai itu bisa kitakan katakan sungai kecil, atau ‘lueng’ besar, lebar lueng itu cuma 2 meter dan panjang lueng itu sekitar 4 Km. Tepat samping sekolah sungai itu dijadikan tempat berkumpulnya gank kami, kecuali pak Ian, dia jarang ke lueng itu, karena dia dimarahi oleh buk guru, kalau mau ke lueng itu sih pak ian cuma berak ajaSaking dicintai oleh semua guru, saya menjadi cemburu sama kampret itu, saya berencana untuk membuang dia ke lueng itu. Dia tidak setia kawan, dia bego! Paling bisa cari perhatian. 

Dia sekarang sudah dewasa (ah, ngak bisa lagi ku pukul dia karena nanti ada perlawanan).
Dia sudah tamat kuliah sebagai teknik industri.
Dia sekarang menjadi operator sekolah terkemuka di gampong saya. Dia hobi sepak bola namun sok pandai main bola. Dia punya masalah tapi tidak pernah mengadu atau mengeluh dengan masalahnya. Hal ini yang menjadikan sosok pak ian salah satu cowok cool di gampong saya. Katanya dia punya cewek namun setelah diteliti tidak ada. Entahlah mungkin hanya imajinasinya saja. 

Namanya sahabat saya ini, Dedi Ferdian. Dia salah satu teman diwaktu Sekolah Dasar, dan MTsN. Kami sangat dekat sekali, kami bersaudara. Tapi kami sering berkelahi satu sama lain. Hal yang saya ingat waktu SD kelas 6 adalah saya pernah menarik baju ke kelas dan memukul perutnya! “Hukh” suara yang keluar dari mulutnya. Syukur dia tidak  membalas pukulan saya, seperti anak bego! Begitu jahatnya saya waktu kecil. HAHAHAHA. Saya hari ini menyesal telah berbuat begitu padanya. Dosakah saya? Tidak! Mana mungkin! HAHAHAAHA. Perlu saya ingatkan kembali dia! Mungkin dia sudah lupa. Maafkan dosa saya masa lalu ya. 

Cuma itu yang saya tulis buat dia. Semoga sukses terus bro! patuhi perintah pak Agus, kita sama-sama adalah murid pak agus yang akan direkom untuk meneruskan titah pemerintah gampong simpang 3 sawang aceh selatan. Tunggu saya pulang ya? Kita akan bersua kembali dan membicarakan hal seru masa SD dulu.





Rabu, 22 Juni 2016

Review Surat; Alvawan Nazmi Buat All Friends

Mungkin gak banyak pembacaku yang tahu kalau aku adalah seorang Guru. HAK.
Mungkin juga pembacaku ngak tahu kalau aku adalah Seorang Komedi. 

Saat ini aku mau menulis/nge-review perjalanan hidup orang yang kukenal. Buat yang belum tahu, Kenapa sih aku harus menulis tentang orang yang kukenal. Bukankah itu menyita waktu dan gomongin orang itu dosa. Banyak pembacaku diluar sana pasti bertanya seperti itu. 

Aku tidak menulis tentang kejelekan seseorang dalam tulisanku. Ada banyak karakter yang kutulis dalam tulisanku. Ada yang protes ada yang juga ngak, ada yang ketawa berguling-guling ada juga marah sambil mata memerah

Berikut beberapa hal yang aku tulis dalam review kali ini :


1. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/09/alvawan-nazmi-surat-untuk-fauzi-di-hari.html

2. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/09/alvawan-nazmi-surat-buat-mulyani-di.html

3. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/09/alvawan-nazmi-surat-buat-lindawati-di.html

4. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/11/sosok-guru-sm3t-di-kecamatan-sawang.html

5. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/02/alvawan-nazmi-surat-untuk-isra-rahmi-di.html

6. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/02/alvawan-nazmi-surat-untuk-razaq-al.html

7. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/03/alvawan-nazmi-surat-untuk-banta.html

8. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/02/alvawan-nazmi-surat-untuk-isra-rahmi-di.html

9. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/04/review-alvawan-cerita-singkat-untuk.html

10. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/04/alvawan-nazmi-surat-untuk-ms-erli.html

11. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/05/alvawan-nazmi-surat-buat-cut-riska.html

12. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/05/alvawan-nazmi-surat-untuk-maulidi.html

13. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/06/alvawan-nazmi-surat-untuk-fitria-kemala.html

14. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2016/06/alvawan-nazmi-surat-buat-naili-rahmi.html

15. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/07/alvawan-nazmi-surat-untukmu-suraihana.html

16. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/07/alvawan-nazmi-surat-ikram-ramli-di-hari.html

17. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/07/alvawan-nazmi-surat-untuk-teuku.html

18. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/07/alvawan-nazmi-surat-untuk-rizka-wildani.html

19. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/04/profil-lecos-riazul-iqbal-pauleta.html

20. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/06/padamu-sarinah-padaku-alvawan-selamat.html

21. http://alvawannazmi.blogspot.co.id/2015/04/pendekar-wanita-dari-bandung-mbak.html


Nah, untuk sementara silakan baca dulu review diatas bagi yang belum baca. Tolong/Silahkan Share kalau ini bermanfaat dan membantu.

Silakan juga baca tulisan selanjutnya sambil nungguin buka puasa

Selasa, 31 Mei 2016

Alvawan Nazmi; Surat untuk Maulidi Saputra Sang Gitaris Gaul

Tulisan ini saya didekasikan kepada temanku yang mengenal akan diriku. Angkatan 2008, Man 3 Rukoh Banda Aceh



Sheiiiiitttt, Fuck the Hell Molidi.

Cowok brengsek satu ini adalah teman kampretku masa dulu di MAN 3 Rukoh. Banyak kebejatan yang kami lakukan. Mulai dari pipis di toilet misteri, merokok depan sekolah (Kios Ngoh). Nyontek bersekala besar. Gangguin teman cewek dalam kelas dan masih banyak lagi. Kami selalu bermain bersama di sekolah. Kekompakkan kami menuai keirian dengan kelas lainnya.

Teugoh sms keu ayang, bek karu-karu beh :D

Setiap istirahat, kami selalu merokok diluar sekolah. Dari dulu memang molidi sangat aktif merokok. Lihat saja, mukanya seperti kentang goreng, tipis namun renyah. Dia selalu memakai kacamata hitamnya ke sekolah. Karena kami penasaran; bagaimana bentuk wajahnya, aku memaksa melepaskannya.

Kami sempat berantem cilet-cilet, karena dari sisi lain aku dipancing oleh si Pan Panjang (kamu tahu orangnya siapa). Untuk mencoba membuka kacamatanya.

Kegilaan penuh kegilaan atas apa yang kami lakukan. Dia tidak sombong, baik juga tidak. Tapi mempunyai perangai yang ramah. Untuk urusan cewek dia paling gatal waktu dulu, namun tidak pernah terlihat saja oleh teman lain. Dia tahu cewek yang cantik, bahenol, dan asoy. Namun tidak berani mengungkapnya.

Tak ada angin, tak ada hujan. Dia sekarang menjadi Jagoannya. 
Tanpa pemberitahuan yang jelas, akhirnya kampret ini menikah dengan cewek cantik.
Entah bagaimana dia bisa mendapatkannya? Aku aja turun gunung naik gunung, tapi belum mendapatkan cewek idamanku. Tapi, alam berkata lain. dia berhasil menikah lalu mendahuluiku.

Brengsek !

Bahagianyaa.... Aku ikut bahagia juga :)

Sebenarnya dia anak Band, jago main gitar. Dan terinspirasi dari Grup Band Radja. Gitaris Molidi. Di kelas, kami sering memainkan musik, mulai dari pukul meja, bawa gitar kapok, dan menyanyikan lagu kesukaan kami. Sehingga kami berteriak seperti orang gila. Dan menganggu kelas lain.

~Dulu kami sering memutar lagu LinkinPark di HP~

Kami dulu adalah sekumpulan orang Brengsek. Saking brengseknya, aku dan teman lain sering dipandang negatif oleh kaum cewek. Tapi, tak apalah. Badai pasti berlalu. Sekarang kami bangkit menjadi Pria baik, dan Suami yang baik untuk Istri dan Anak Kami. Kelak. *TOS

Setahuku, dia sekarang menjadi penguasaha dapur. 
Memiliki Istri yang cantik.
Mempunyai Penghasilan yang Sehat.

Kadang kami rewel, Kadang juga kami ribut. 
Itu semua mempunyai cerita, yang tak bisa hilang dari memori kami.

So, "Ik ben blij met elkaar eens, het spelen van muziek zoals bedelaars op school, mis ik een lange tijd en ik wil het weer terug ..." *jerman

Kamis, 14 April 2016

Alvawan Nazmi; Surat untuk Ms. Erli Marlina yang SOK

Tulisan ini saya didekasikan kepada temanku yang mengenal akan diriku. Angkatan 2008, Man 3 Rukoh Banda Aceh

Erli Marlina

Dia sok; sok pintar, sok tahu, sok-sok-an. Aku bisa menilainya dari dulu. Tingginya 165 cm, kurus, wajahnya kayak ibu PKK, lembut, karena kutahu aku pernah memegang tangannya. Bersih, putih, latah, takut, phobia terhadapku. Aku ngak tahu kenapa, ketika melihatku dia selalu saja menghindar dan lari dari kenyataan. Tanpa kusadari, aku binggung sendiri, atas apa yang pernah kulakukan atau apakah aku dianggap paling ditakuti selain SETAN. Aku tidak mengerti.

Ketika itu, seragam baru milikku tercium wangi, menandakan baju itu baru saja kubeli. Hari itu, mendung. Pertama kali masuk sekolah Man 3 Rukoh, aku tidak begitu peduli dengan orang sekitar termasuk para cewek. Bagiku mereka biasa saja. Mereka selalu pergi bersama-sama dan mempunyai kelompok atau grup. Aku tidak heran. Akan tetapi perasaan yang menyebalkan itu timbul. Aku bisa menerawang lawan terberatku di dalam kelas adalah seorang cewek.

Selama seminggu di mulai proses pembelajaran.  Aku terus saja bermain dengan teman para cowok tolol (kamu tahukan teman mainku siapa saja?). Ketika itu,  pelajaran Matematika masuk, Nama gurunya Buk Raihan. Minggu demi minggu semua pelajaran masuk. Aku sudah merasa letih, kusut, seperti orang bodoh. Gagasan ilmu yang kutuangkan dalam kelas di banting begitu saja oleh cewek sok ini.

Perdebatan demi perdebatan dimulai. Perang antar suku tak henti-hentinya. Dia sudah kelewatan kepintarannya. Jagonya sudah tidak bisa dikontrol, semua anak cowok benci kali melihat dia. Tapi dengan kepintarannya dan kebodohan terhadap diriku aku selalu saja mencontek punya dia. Semua anak cowok goblok berharap ilmu kepadanya.

Tiap pagi, kalau saja ada tugas PR pasti dia selalu diburu oleh semua cowok. Apalagi kalau tidak mencontek.

Semua telah terjadi, kelas 2 kami pisah begitu juga kelas 3. Tapi masih satu sekolah cuma beda kelas. Tidak ada lagi perdebatan, tidak lagi ada perang suku.

Semuanya hampa.

Sekarang dia masih sama, SOK. Pergaulannya tidak jauh. Dia tertutup sekali. Dia orang rumah. Susah kali berteman dengannya. Dia pilih-pilih dalam hal pertemanan.

Pertanyaannya adalah KENAPA KAMU BEGITU? ERLI MARLINA. Kamu harus jelaskan kepada publik. Beri kami keterangan. 

Oke begitu saja ya. Aku benci melanjutkan surat ini. Hufp.
Itu aja ya. Oke itu aja. LOL.

Minggu, 19 Juli 2015

Alvawan Nazmi; Mengenal Grup Band Magic dari Kanada



Aku mulai suka lagu ini ketika aku lagi searcing di youtube tentang lagu apa yang enak di dengar. Grup music ini bernama Magic. Berasal dari kanada.

Aku suka dengan single terbarunya berjudul Rud. Videonya aku udah tonton. Sangat bagus sekali gaya vokalis, persis dengan alur lagunya. Grup music ini bergenre reggae rock, pop. Sentuhan lagunya sangat enak sekali didengar. Penuh sahutan yang menenangkan hati. 

Single lagunya Rud diliris tahun 2014.
Aku suka gaya nasri sebagai vocalnya. Mark Pellizzer sebagai gitar, Ben Spivak sebagai Bass, dan Alex Tanas sebagai drum.
Mereke semua mempunyai ciri khas yang sangat keren. Mereka sudah mengeluarkan album berjudul Don't Kill the Magic dengan lebel rekaman Sony Music Entertainment

Segitulah info dari mereka, ditunggu karya Magic lainnya.

Jumat, 15 Mei 2015

Siapa Pelatih dan Pemain ROBAR CF dari Kabupaten Aceh Selatan?

Markas ROBAR tidak jauh dari Ibukota Kabupaten. Desa Kutabaro, Sawang, Kabupaten Aceh Selatan. Lokasi markasnya yang terpencil dari peradaban manusia lainnya. Sunyi dan sepi. Sesekali terdengar suara hiruk pikuk manusia dan lalu lalang kendaraan bermotor. Tetapi semua itu tenggelam dalam orkestra kodok dan jangkrik yang lebih kentara terdengar di luar.

ROBAR atau bisa disebut Rombongan Baru adalah Club Putsal yang di dirikan oleh beberapa pemain dan pelatih. Sebut saja Aku, Usman dan Haris. Ya, aku adalah pelatih ROBAR CF yang bermarkas di Desa Kutabaro. Beberapa pemain aku ambil dari 3 kecamatan. Pertama di Sawang, Meukek, dan Samadua. Semua pemain, aku ambil melalui pengamatan tajamku.

Sebelum melatih ROBAR CF, aku sempat melatih di SMKN 1 Sawang, dan membawa Tim selalu menang di semua Partai Persahabatan. Setahun berikutnya aku bergerak melatih Putsal Mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam di Tapaktuan, untuk bertanding di Turnamen Dandim Cup Aceh Selatan. Di situlah aku mengetes pengetahuanku untuk melatih Tim untuk satu tujuan menjuarai Turnamen tersebut. Tapi sayang, Tim yang aku besut, dibabat habis oleh Tim Naga Pala Ujung Karang Kabupaten Aceh Selatan. Semenjak detik itu, aku tidak pernah menyerah dan terus berkembang, mempelajari ilmu kepelatihan dan selanjutnya berkarir.

Usai terkatung-katung selama beberapa bulan, aku akhirnya diberi kepercayaan melatih club yang baru lahir oleh mantan anak didikku waktu di SMKN 1 Sawang dulu. Awalnya club ini diberi nama KOBAR, karena pemainnya diambil beberapa kecamatan di kabupaten akhirnya nama clubnya berubah menjadi ROBAR CF.

Aku dan anak didikku, Usman dan Haris bukan kali itu baru saling kenal. Saat aku membesut SMKN1 Sawang, kami sudah sering bertukar pikiran atau mendiskusikan Tim kami. Di situlah awal perkenalan kami. Usman dan Haris, sedikit banyak mengerti bagaimana aku mampu membangkitkan kesebelasan SMKN1 Sawang, yang tidak terkalahkan di semua Partai Persahabatan antar Sekolah. Untuk itulah, kami ikut serta dalam Turnamen Cup Putsal yang diselengarakan STAI Tapaktuan bulan ini. Alhamdulillah kami masuk perdelapan besar, namun sayang lagi, lagi dan lagi.. Kami dihajar oleh Club Satria dari Kecamatan Samadua. Lewat adu pinalti.

“Yang jelas hingga kini kita belum menyerah. Kita akan segera bangkit, memberikan kontribusi buat pesepakbola putsal di Nanggroe Pala ini”, kataku kepada pemain ROBAR CF tersebut.

Berikut ada Susunan Pemain ROBAR CF, Siapakah dia? Mari berkenalan..

Dikki Pelor/Kiper
19-04-1997




Haris Setiawan/Penyerang
22-09-1996

 

Ikhlas Suhadi/Bek
02-04-1994



Juliadi Almet/Penyerang
28-06-1997





Roki Ceber/Bek
15-01-1996


Rio Heber/Bek
10-08-1998




Maman Lie/Penyerang
01-07-1996




Yanda Sunardi/Penyerang
04-07-1998

Oke, itu dia Pemain-pemain ROBAR CF.
Udah dulu ya, mau nyelam ke kolam ikan..

Sabtu, 07 Februari 2015

Suatu Pertanyaan?





Saya suka pertanyaan. Terutama pertanyaan yang datang dari mulutmu yang tak henti merenyeh. Iya, KAMU, seorang Mahasiswa/i yang lalai dengan kesibukkannya yang tak jelas dan sering melakukan hal-hal yang sama, lalu membosankan, tapi selalu mengusik hati saya ketika melihatnya.
Suatu kali, misalnya, kamu pernah bertanya, “Mengapa Daerah kita tidak maju-maju dari sektor seluruhnya, (maju tidak, mundur iya) di Aceh Selatan?”
Pasti sulit sekali untuk memajukannya dari berbagai sektor tertentu yang ada di Kabupaten ini. Kita tahu ada orang-orang yang hanya menangis dalam hati sambil memandangi keluar jendela kantornya. Jendela mobilnya. Jendela rumahnya. Atau jendela mobil labi-labi.
Tapi begitulah caramu bertanya. Sesuatu yang aku sukai sejak dulu. Sampai sekarang.
Di manakah dirimu sekarang? Masihkah kamu mengajukan pertanyaan yang tak penting dan aneh ini? Apakah kamu masih suka memandang keluar jendela. Jendela rumahmu. Jendela kamarmu. Jendela kantormu. Jendela mobil labi-labi yang membawamu pergi dari daerah cahaya menuju daerah miskin.
Semoga kamu baik-baik saja di mana pun kamu berada. Aku tahu hidup tak selalu ramah padamu. Begitu pula teman-temanmu. Tapi bukankah begitu adanya roda kehidupan? Bukankah daerah yang maju selain mendatangkan keuntungan juga membawa malapetaka, seperti Korupsi?
Kita bergerak dan mengelak dari satu malapetaka ke malapateka berikutnya. Kadang berhasil, sering kali gagal. Pada setiap keberhasilan dan kegagalan kita mendapatkan pelajaran. Lalu, kegagalan bukan akhir segalanya, ya kan?
Apa yang kau dapatkan selama puluhan purnama sejak kita kita berpisah? Asmara? Keriaan? Kemasyhuran? Kepedihan? Kehilangan? Pekerjaan baru? Kesejahteraan?
Apa pun itu, aku berharap semuanya membuat kamu makin kuat; kuat seperti kerbau.
~~~Selamat Milad Staitapaktuan, Mahasiswa/i, saya senang berada disini.
Jadi, tahukah kamu mengapa daerah kita tidak maju-maju dan berapa tahun lagi untuk bisa maju?

Jumat, 14 November 2014

Karya Lama Sudah Kembali

Ini adalah karya lama.
Pada suatu malam yang sibuk, aku membongkar kardus lama, untuk mencari bahan ajar besok. Tidak kusangka karya yang dulu yang pernah aku gambar kini masih ada. Aku kira udah hilang ditelan sang monster waktu. 

Waktu dulu semasa MTsN di gampong, guru yang masuk untuk mengajar dikelas terasa membosankan bagiku, lalu tak lalu aku mengambil pulpen terus meludahkannya di atas kertas kosong sehingga karakter demi karakter kugambarkan begitu saja.
Yang pasti ide ini timbul dikarena cita-citaku adalah menjadi Brimob, aku mengambarkannya dengan penuh kesahajaan. 




2015 nanti, insyallah kalau ada umur panjang, aku mendesain sesuatu untuk karya baru lagi.
See u tahun depan yak.. !!

Rabu, 12 November 2014

Ketika Sinetron di TV mempengaruhinya

Kali ini dengan cerita keponakkanku yang hebat, sang penghebat beraliran sedeng. Dia bernama Zulfi, seorang anak yang luar biasa di keluarga Usman (kakek). Dia lagi senang ketika sudah menonton sinetron di #MNCTV. 

Tidak tahu nama sinetronya apa, yang jelas bodo amat untuk Aku cari tahu. 




Minggu, 02 November 2014

Percakapan Sehat dengan Seorang Cowok; Curhat


Beberapa hari yang lalu, saya Jalan-jalan sama sang pacar. Terus keesokan malamnya orangtua sang pacar tahu jadi, kena marahlah dia. Terus dia udah gak semangat lagi sama hubungan ini, padahal cuma masalah sepele. Sekarang dia udah ngak ada kabar lagi, gitu bang.

-          berarti kamu harus berjuang dan orang tuanya itu butuh orang yang bertanggung jawab

Ayahnya seorang guru

-          orang tuanya sangat sayang sama anaknya melebihi kamu sayang terhadap dia. Jadi kamu harus berani ke rumah dia. Bawa satu teman, sambil membawa pisang goreng, jangan kulitnya. Lalu katakan kami temenan buk, kalau kamu katakan kalian pacaran paling ngak kamu diusir. Iya, mungkin pikiran orangtuanya kalian belum cukup umur untuk pacaran tingkat  serius atau dewasa. Kalau ibunya banyak bacot, kamu katakan saja, buk saya pulang dulu ya, minta ijin gitu.

Abg bilang enak

-          lalu setelah itu kamu jangan menghubunginya beberapa hari

-          kalau kamu nekad terus datang ke rumahnya, bisa-bisa pacar kamu tidak mau lagi ketemu sama kamu.

Ayahnya pasti marah sama dia bang, ngak enak lagilah nih.

-          jadi kalau ngak enak ngak usah pacaran, gampang kan!

-          kamu harus yakinkan dulu dia, baru orangtuanya

-          kalau bertamu kan ngak masalah, kalau situasi ayahnya juga melarang,  kamu bilang aja kalian temenan. pasti mereka udah tahu itu

-          kamu memang salah seharusnya dengan sikap mu membawa anak orang tanpa setahu orang tuanya,  ITU salah besar. bisa jadi kamu di cap sebagai pemuda JAHAT. walaupun kamu bilang kamu orang baik.

Orang tuanya tahu dari tetangganya dan orang tuanya tidak akan percaya lagi,

-          kecuali kamu berani bertemu orang tuanya dan bilang kamu minta maaf lalu cari kepercayaan mereka terhadapmu

Tetangga yang laporin

-          kamu harus belajar banyak lagi sebelum pacaran apalagi kalau membawa anak orang itu, harus berumur 21 tahun.

Iya,  sayangnya kami sebaya

-          kalau sebaya kamu memang dicurigai, pasti nanti kalian gak jodoh. bukan hanya tetangga, teman dia dan masyarakat lain bakal tahu. jodoh itu kalau kamu memperjuangkan hati dia dan keluarganya. Yah, biasanya cewek Aceh kebanyakn dijodohkan oleh orang tuanya sudah begitu dari jaman dulu. Tapi ini bukan jamannya siti nurbayakan? kamu harus ngelakuin sesuatu, AYO jangan patah semangat. Masa’ di marahin kamu kunyup seperti HEWAN MAMALIA. HAHA

Tapi saya juga takut kehilangannya

-          Biarkan dia sendiri dulu selama seminggu, berikan dia waktu untuk tenang dengan  keluarganya, baru kamu siapkan strategi jitumu. Yaitu, kamu bawa teman dan pisang goreng bertamu ke rumahnya sore-sore jangan malam.

Ngak berani bang? saya belum mapan

-          bukan mapan ceritanya

Takut bang

-          kamu dengannya kan pacaran, buat seolah-olah di depan orang tuanya kalian temenan, pokonya jangan malu-malu. Udah pernah soalnya abang. Kalau takut ya udah ngak usah pacaran. Dengan pacaran seperti sembunyi-sembunyi bakal ada masalah ke depannya. jadi, nyakinkan pacar dulu

Oke bg

-          jangan hubungi dia selama seminggu biarkan dia sendiri dulu

Iyaa

Tapi saya juga sedih bang, senyumnya hilang

-          kamu ceroboh, kamu salah, kamu bodoh, dan kamu tolol. Sebelum berbuat itu kamu pikir-pikir dulu.

Udah 100x saya jalan-jalan, ketahuan sekali .

-          kalau hubungan baik-baik aja, adem, ngak ada cobaan buat apa pacaran

masalah udah sampai ke orangtuanya

-          sebelum bawa mintak ijin dulu sama orangtuannya. Ingat satu hal?

Apa bg

-          walaupun kamu sembunyi ikatanmu sama dia kepada orangtuanya, lambat laun pasti ketahuan, dan kalau ketahuan, kamu sudah di cap oleh orang tuannya salah satu pemuda jahat dan kalian susah bersatu. lalu, kamu harus pikir-pikir dulu sebelum berbuat. Semangat ya, rebut dia kembali dari orang tuannya. HAK

Okesip

 

Total Tayangan Halaman

Alvawan Nazmi. Diberdayakan oleh Blogger.