Tampilkan postingan dengan label berasa benar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label berasa benar. Tampilkan semua postingan

Kamis, 07 Desember 2017

Surat Untuk Dedi Ferdian Sang Melokonis What The Fucker

Tulisan ini lahir, ketika saya mengunjungi sekolah dasar di Banda Aceh. Ketika itu saya mengantarkan surat Undangan Seminar. Melihat anak-anak SD bermain, belajar dan berlari-lari ada suatu hal yang menyenangkan, membuat saya tersenyum, alangkah bahagianya mereka.

Ada juga siswa SD yang dikejar oleh guru karena bandel. “Hai neuk bek batat tat, buk cubit teuk” mungkin kalimat itu bisa mengambarkan keadaan saya waktu lalu. Masa saya berlari-lari dengan sahabatku. Iya dia! Fuck him. Kalau saya tulis tentang teman satu ini, rasanya berada pada masa lalu saya.

Teman saya satu ini tidak jauh beda dengan saya. Dia dicintai oleh guru sedangkan saya selalu dimarahi oleh guru. Iya dulu anaknya pintar, tapi sekarang dia udah bego.

Dia selalu menjadi cemoohan dari teman gank kami, dia selalu diejek kekurangannya, “kamu lihat dian? Dian siapa? Pak ian ‘juleng’? oh ada, dia lagi berak di sungai itu! 

Sungai itu bisa kitakan katakan sungai kecil, atau ‘lueng’ besar, lebar lueng itu cuma 2 meter dan panjang lueng itu sekitar 4 Km. Tepat samping sekolah sungai itu dijadikan tempat berkumpulnya gank kami, kecuali pak Ian, dia jarang ke lueng itu, karena dia dimarahi oleh buk guru, kalau mau ke lueng itu sih pak ian cuma berak ajaSaking dicintai oleh semua guru, saya menjadi cemburu sama kampret itu, saya berencana untuk membuang dia ke lueng itu. Dia tidak setia kawan, dia bego! Paling bisa cari perhatian. 

Dia sekarang sudah dewasa (ah, ngak bisa lagi ku pukul dia karena nanti ada perlawanan).
Dia sudah tamat kuliah sebagai teknik industri.
Dia sekarang menjadi operator sekolah terkemuka di gampong saya. Dia hobi sepak bola namun sok pandai main bola. Dia punya masalah tapi tidak pernah mengadu atau mengeluh dengan masalahnya. Hal ini yang menjadikan sosok pak ian salah satu cowok cool di gampong saya. Katanya dia punya cewek namun setelah diteliti tidak ada. Entahlah mungkin hanya imajinasinya saja. 

Namanya sahabat saya ini, Dedi Ferdian. Dia salah satu teman diwaktu Sekolah Dasar, dan MTsN. Kami sangat dekat sekali, kami bersaudara. Tapi kami sering berkelahi satu sama lain. Hal yang saya ingat waktu SD kelas 6 adalah saya pernah menarik baju ke kelas dan memukul perutnya! “Hukh” suara yang keluar dari mulutnya. Syukur dia tidak  membalas pukulan saya, seperti anak bego! Begitu jahatnya saya waktu kecil. HAHAHAHA. Saya hari ini menyesal telah berbuat begitu padanya. Dosakah saya? Tidak! Mana mungkin! HAHAHAAHA. Perlu saya ingatkan kembali dia! Mungkin dia sudah lupa. Maafkan dosa saya masa lalu ya. 

Cuma itu yang saya tulis buat dia. Semoga sukses terus bro! patuhi perintah pak Agus, kita sama-sama adalah murid pak agus yang akan direkom untuk meneruskan titah pemerintah gampong simpang 3 sawang aceh selatan. Tunggu saya pulang ya? Kita akan bersua kembali dan membicarakan hal seru masa SD dulu.





Selasa, 09 Mei 2017

The Fuck Menikah

Judulnya seperti itu, walaupun aku berprofesi sebagai pengajar dan pendidik. Bagiku, judul tersebut pantas! Kalau tidak setuju dengan judul diatas, mendingan kamu tidak usah membacanya.
Tulisan ini saya tulis buat orang yang sudah menyendiri cukup lama, cowok yang selalu berdiri samping tiang listrik sambil memandang orang menikah. 

Di Aceh, banyak dilema yang kita hadapi sehari-hari. 

Pilih wanita cantik atau wanita standar.
Pilih hidup bahagia dengan cewek miskin, atau pilih hidup dengan cewek cantik yang kaya tapi sengsara.
Pilih single, atau pilih jomblo.
Pilih nikah muda atau nikah pas pada waktunya.
Pilih mertua kaya atau mertua miskin.
Pilihan ada pada tangan kananmu.

Pedebatanku dengan temanku, sudah dimulai dari zaman kuliah duluMenurut data, ini dimulai dari ketika aku lagi betah sendiri. Ya, bahkan ketika aku selalu ditolak sama cewek yang aku taksir. 

Meskipun perdebatan tentang pernikahan sudah meluas, tak sengaja, lahirlah topik yang menarik, yaitu: kapan melaju kepernikahan? kapan membulat tanda merah pada kelender? Sudahkah anda menetapkan tanggal pernikahan pada tahun ini? Harga mayam dibeli sekarang takut naik bulan depan, dll.

Persoalan tentang pernikahan sudah meradang jauh ke pucuk telinggaku, Hak. Lebih baik kudengar singa meraung tiap hari daripada aku membahas soal pernikahan.

Perdebatan ini memicu masalah baru. Karena hal ini, aku sering kehabisan napas ketika aku bertemu dengan gebetan baru. Dan ini membuat aku sering frustasi ketika menjawab pertanyaan seperti ini?

Ikah hana cewek, pu kah priek haba kah ino
(kamu tidak punya cewek, jangan banyak ngomong)

Ikah jomblo kronis plus single meube
(kamu jomblo abadi plus single peak)

Kah hana itung le cewek karena kah hana get sikap
(kamu tidak diterima sama cewek karena kamu tidak baik sikap)

Kah lage pungo, gon dede
(kamu itu stress, dan juga dibuat-buat)


Tapi aku punya kecurigaan dengan pertanyaan para fuckers ini, kalau dibahas akan menjadi perpecahan bangsa ini. Tapi walau pun seperti itu, menurut aku perdebatan tentang pernikahan diam-diam terjadi dalam masyarakat the a long shit (orang yang sendiri). Karena semua orang pasti berpikir, kapan aku bisa nikah?

Hari ini aku akan bilang, siapa yang akan kunikahi. Aku akan bilang siapa cewek yang akan aku pilih. Aku akan memilih istri masa depan.

Pembaca jangan tutup dulu atau tidak mau membaca lagi. Jangan marah sama aku, jangan bakar handphone kamu, karena aku akan jelaskan kenapa aku milih istri masa depan. Aku milih istri masa depan, karena aku bisa mengharap istri taat agama, cantik, kaya, baik, setia, yang bisa menerima aku apa adanya datang dalam pelukkanku.

Biar aku jelaskan lebih lanjut. Cowok ketika dia suka sama cewek, itu karena diam-diam ngarap untuk bisa menerima dia. Dia akan diam-diam bayangin pacaran sama cewek tersebut. Ini problemnya sama aku. Aku sekarang cuma bisa ngelakuin itu. Aku tidak berdaya lagi tentang perdebatan itu.

Bisa kalian bayangkan, kalau aku ngarap sama istri masa depan, dan suatu saat, semua keinginanku terkabul, dengan keajaiban alam. Dimana aku dapat yang terbaik.

Akan tiba masa nya. Ketika aku pergi ke Mall Suzuya, atau ke Stand Expo gitu, terus aku melihat cewek perfect disana. Aku mengedipkan mata kapadanya, dan dia balas. Maka, surga telah menerimaku.

Aku tidak tahu, istriku seperti apa. Kalian juga ngak tahu, kalian suami siapa?

Maka itulah alasan kenapa aku memilih istri masa depan. Karena aku bisa ngarap sama dia yang dimasa depan. 

Jumat, 12 Februari 2016

Alvawan Nazmi; Surat untuk Isra Rahmi di awal Tahun 2016

Tulisan ini saya didekasikan kepada temanku yang mengenal akan diriku. Angkatan 2008, Man 3 Rukoh Banda Aceh.


Nama dia Isra Rahmi, panggilan curet. Iya, curet. Entah siapa yang memberi nama kotor itu untuk dia. Oke caulm down. Orangnya biasa aja. Tapi banyak yang bilang badan dia kurus kering, tingginya 166 cm, setahuku. Kalau mau lihat ciri-cirinya silahkan lihat poto dibawah ini:



Dulu di MAN 3 Rukoh, aku salah satu cowok yang nembak dia secara langsung. Tapi cuma adengan rekaan. Ya. Saat itu, pertama kali masuk sekolah, kami kenak ospek sama kakak leting. Kami digenjet habis-habisan. Waktu itu, ada kakak letting yang gerjain aku.
Karena aku terlihat bego dan malu-maluin. Aku disuruh kasih bunga sama cewek tadi yaitu Isra. ‘Nih, bunga,’ kataku.

Momen seperti itu belum pernah kurasakan sebelumnya… GILAAAKK MEN, itu pertama kali nembak cewek depan orang banyak. Tapi cuma sandiwara saja. HUFP.

Dia termasuk salah satu cewe yang terkenal di sekolah dari Kelas 1 sampai kelas 3. 

Pertama kali masuk kelas 1, aku merasa canggung dengan dia, kayaknya perasaanku udah punya pacar gitu. Sebenarnya pengen aku dekatin, karena muka dan badanku tak memenuhi kriteria, aku akhirnya memudar.

Masih di kelas 1. Banyak cerita tentang kepedeannya dihadapan teman lain. Misalnya ada kegiatan PMI di Aula. Dia selalu bisa, mencuri perhatianku dan teman lainnya. Dia selalu cuek kepada cowok, kalo diajak gomong pasti dia melihat kemana-mana. Paling kesal.

Aku gak tahu apa yang sebenarnya terjadi tentang asmaranya. Dia tertutup. Mungkin dia milih jomblo dari kelas 1 sampai kelas 3. Aku ngak tahu pasti. Dan sampai saat itu statusnya belum jelas apakah dia pernah pacaran dengan cowok lain atau ngak?

Aku ngak berani macam-macam dengannya. Dia terlalu pintar untuk membuat suasana jadi kacau menjadi tentram. Pernah sewaktu aku godain tapi godaan aku belum mempan. Mungkin harus dibumbumi dengan cabe nuklir.

Ini ya, aku kasih tahu sama teman yang lain. Isra itu susah taklukkan.

Semenjak kelas 2 dan 3 aku berpisah dramatis dengannya, tidak ada canda dan tawa lagi, tidak obbrolan intim lagi, tidak ada curi pandang lagi. Semuanya buyar, gone, and meledak.

Aku tidak lagi mengenalnya seperti dulu, cuma mengenalnya seperti itu saja.
Akan tetapi, momen itu masih membekas dalam pikiranku. Momen penembakkan tolol itu; tolol karena aku mau menembak dia dan kasih bunga untuk dia.

Dimanapun kamu berada, aku cuma bisa berdoa; supaya kamu panjang umur, sukses selalu dan mendapat jodoh sesuai harapanmu.

*doa seorang lelaki bodo

Kamis, 03 September 2015

Poto Sampul Aneh di Grup Gaminong

Untuk membuat sebuah lelucon itu harus cerdas. Saya mulai dapat ilmu kecerdasan beberapa bulan lalu. Karena, well saya belum cerdas dalam membuat lelucon atau bahan cadaan yang benar.
Kita ke intinya langsung.
Dari Grup Gaminong, saya dapat melihat poto sampul grup tersebut dengan jelas. Namun, ada satu keanehan yang tersirat dalam poto sampul itu. Untuk memastikannya, saya mulai menelaah satu persatu dalam poto sampul grup tersebut.
Pertama:
Tertulis: "Teller sampai Teler. Sampul buku seseorang yang belum terkenal di pasaran"
Lho? Tapi ternyata cuma pemberitahuan singkat.
Oke. Jadi begitu ceritanya. Kalau ada anggota Gaminong yang mempunyai prestasi bakal di upload sampulnya disini. Kalau gitu, mari kita coba lihat lebih dalam ke pelupuk mata

Happy Wedding Ferhat dan Mira. Kali ini sketsa berita begini. Ngak apa-apa yang penting belum terkenal.

Sekarang saya mengerti kenapa poto sampul yang berkaitan sama ferhat di pajang di grup gaminong. Karena maksud mereka bukan “dari pemberitaan tapi lebih kepencitraan semata atau jangan-jangan...". Tapi kata dalam bentuk “selamat” menjadi sisi negative, lalu timbullah pertanyaan. “apakah ferhat kepala daerah, pejabat eselon atau dari komisi apa, sehingga selalu menjadi objek dipajang di grup”?.

Ngomong ngomong, "Berita". Beberapa bulan lalu sang blogger dari takegon meninggal Dunia. Tapi tidak digambarkan dalam bentuk tulisan “Innalillahi wa innalillah….” Dan tidak dipajang sampul grup. Aneh rasanya kalau wadah seperti ini dijadikan atau tempat orang tertentu.

Perhatikan tanda kata "selamat", di bawahnya ada ilustrasi gambar cowok dan cewek. Ini berarti semua anggota mengucapkanya. Jelas sekali ini pemberitaan yang menguntungkan sebelah pihak. Dengan promosi yang ditampilkan, bisa-bisa orang tersebut terkenal di planet ini.

Sebuah acara berita yang mencenangkan Blogger lainnya. Berita yang sangat fenomal, kalah dengan berita acara penikahan pangeran wiliam di Inggris. Poto sampulnya sangat indah, bunga warna pink, disisi terpampang ilustrasi Gaminong. Sungguh luar biasa. 

Grup (tertutup) yang beranggotakan lebih 100 orang, seandainya masuk Berita Nasional. Jadinya gimana ya. Hak

Senin, 31 Agustus 2015

Insya Allah Orang Aceh

Orang aceh. Banyak yang mengunakan kata "Insya Allah" itu sebagai bahan pertimbangan untuk menolak. Misalnya: Ngak enak hati, takut nyinggung. Jadinya ngasih jawaban menggantung atau mengharap: nolak ngak, mengiyakan juga gimana ya, hmm. Terutama kalau diajak datang ke acara orang, paling susah menolaknya, pasti ujung-ujungnya bilang ”Insya Allah”. Padahal sebenarnya gak mau.
Ilustrasi: Alvawan Nazmi
Bukan saja kata Insya Allah yang paling ngetren dikalangan masyarakat Aceh. Ada kata lain, yaitu : “Kita lihat aja nanti”. Kata seperti ini membuat kita pusing, seperti kita disuruh menunggu dia bakal datang atau ngaknya. 

Sebenarnya kata Insya Allah  itu maknanya ”atas seizin Allah.” Berarti berhubungan dengan Tuhan, dan membawa nama Tuhan. Kalau nggak bisa, bilang aja terus jangan gengsi. Mungkin membuat janji ketemu untuk acara kegiatan apalah. Pasti jawaban paling akhir adalah Insya Allah. Itu sih kitanya nggak berani menolak malah berlindung dengan menggunakan nama Allah.

Yang bikin saya heran, adalah kalau status nggak jelas disebutnya "ngegantung", kalau orang dihukum pasti digantung. Ngak ada hakim yang bingung, ”Aduh, ini orang bersalah apa nggak, ya? Ya udah, kita gantung aja dulu, gimana? Kalau masih hidup, berarti bukan dia pembunuhnya”. Amankan!

Seharusnya kata “Iya” dan “Tidak” itu tidak susah untuk mengejanya kalau kita adalah orang yang bisa menepatinya, maka setiap kata yang dikeluarkan sebaiknya kita pikirkan. Mungkin begitu? 

Sabtu, 25 Juli 2015

Hidup itu......???!!!

Hidup itu penantianPenantian itu membosankan. Hidup itu membosankan. Masa bodoh. Bersenang-senanglah!


Aku, pernah berpikir tentang kehidupan ini, hidup seperti ini, dari pagi sampai malam juga seperti ini, bukan kita tidak bersyukur terhadap kehidupan ini. Tapi kalau hidup ini hanya seperti itu saja adalah hidup yang membosankan. 

Kita butuh kegilaan sesekali, butuh sesuatu yang beda, cerita beda dan memikirkan hal yang menyenangkan, tapi tetap positif. Coba ubah hidup ini dengan caramu sendiri tanpa mendengarkan orang lain.

Coba rasakan kehidupan yang beda, beda dengan kehidupamu sekarang, lakukan hal yang tidak dilakukan oleh orang banyak. Pasti hidup akan terasa…

Bersenang-senanglah sesuai aturan yang berlaku.

He fun.

Kamis, 11 September 2014

Cut Nyak Dhien Di sebut-sebut ILK (indonesia lawak klub)

Memang ya Wanita itu luar biasa.
ILK di Episode "Wanita Karir Vs Ibu Rumah Tangga"



Minggu, 29 Juni 2014

kecap pedas buat grup GaminonG

Untuk lebih tahu seputar gaminong, kenapa dilahirkan? Pecetusnya siapa? Kenapa ada grup seperti itu? Ya kalian cari tahu aja sendiri.. Emang aku peduli, ketemu aja ngakk... Hahaha 

Sebenarnya aku sakit hati banget pada admin Grup Gaminong. Aku orang yang selalu dianiaya oleh mereka dengan kata-kata kurang srek.. bukan itu saja, aku adalah manusia yang pertama kali keluar masuk grup itu. Sering dibuang, sering juga dipugut. Begitulah kode pribahasa.

Bukan itu saja, aku sering tidak disukai sama anggota lain dan ada juga orang yang suka sama aku. Mungkin menurut penilaianku begini, kenapa mereka membenciku jawabannya simple, inikan grupnya orang dewasa dan orang yang udah menikah tapi masih suka nulis, nah tulisanku berjenis remaja, jadi agak ngak seronok untuk memperbaharui atau masuk kedalam topik-topik mereka. Jelas... bukan aku saja yang berbau tulisan remaja, yang remaja pun ikut terlibat di dalam grup itu.

Jadi apakah karena alay dan lebay... wat ever...Huhuhu..

Grup itu sebenarnya tidak memberikan peluang aku untuk berkarya dan bersenang-senang. Grup itu lebih keseriusan.. ntah apa.. tidak boleh ini itulah. Nah, itu kan melanggar konstitusi dalam memberikan peluang berkarya. Bagaimana kita berkarya kalau mereka menahan kita untuk tetap maju, banyak telematika retorika maksudnya gini, tahu ibuk arisan ngak? Nah, kalau saja ada satu orang ibuk: yang berpikiran “oh ini gawat nih orang harus saya jauhi” lalu si ibuk arisan itu ngomongin itu orang kepada ibuk lain supaya kita jangan dekatin dia lagi..
Inikan merusak namanya, jelas ini perang menghasut.. menahan ide-ide orang untuk berkarya, inikan jahat namanya. Dan saya sudah alami di grup ini.

Banyak cerita, tawa, senang, marah, gambek, perselisihan, perselingkuhan, cinta, sayang, persaudaraan, ide-ide gila dan aneh yang aku bawa ke grup itu. Tapi mereka Cuma melihat aku bahwa aku adalah seorang yang berpenyakit, mesti di jauhi, alay dan lebay merupakan tren aku di dalam dunia maya, tapi di kehidupan nyata, aku orangnya pendiam.

Saat ini aku sudah keluar dari grup tersebut dengan perasaan terguncang, aku seperti kain yang lapuk, rating yang mudah patah, aku seperti seorang diri dalam grup itu, padahal anggotanya banyak seratusan lebih. Tapi mereka tidak mau berbicara denganku lagi..

Kayaknya Aku lebih cocok bergaul dengan pemuda barat, ketimbang pemuda yang ada di aceh, karena pemuda barat sangat gila dalam segala kehidupan. Aku lebih suka menciptakan suasana yang baru, lain daripada orang lain.. seiring dengan perkembangan jaman.

Ternyata, si orang itu ingat juga sama aku...
Ceritanya di status moza aulia, si orang itu komen tentangku. Yang menurutku itu paling menjengkelkan aku lihat. Dia menertawakanku di belakang, aneh kan. Bukan itu saja, si orang lain dan orang ini juga menertawakanku. Ini sangat memalukan.. padahal aku tidak ada kaitan lagi dengan mereka. KENAPAAA..... menurutku, kalian membenciku tapi dibelakangku kesukaan terhadapku terkuak sudah... ngak habis pikir aku... Hueekk..

Ada apa dengan kalian semua.....?

Aku sendiri disini, padahal aku pengen bekawan dengan kalian, tapi kalian menelantarkanku begitu saja. KENAPAAAA...

Aku menangis tersedu-sedu, menangis dalam hati, menangis di WC. Hikss.

Jumat, 20 Juni 2014

Postingan Malam Sabtu

Di warung Mie Aceh BlangPidie sendirian terus gatel liat status/timeline, dan terpana pada foto cewek mempercantik diri dan cowok mempekerenkan diri, dear good night, sweet dreams hope semacam itulah bahasa inggris yang diper-alaykan. Terus berpikir sendiri, itu hal yang menjengkelkan. Apalagi waktu nelpon atau SMS.

Hmm, sebagai penulis ada tambahan tanggung jawab ya, yaitu jangan sok dipublishkan hal seperti itu. karena cukup kamu dan dia yang tahu. Penulis apapun, twiter kek, atau facebook atau lagi sekedar private message. Aku pun punya tanggung jawab itu. Padahal aku belum punya cewek.

Kadang ingin menulis, "I'm dreaming yes, do not forget ya dear, muuaachh..." atau apa. Tapi lantas berpikir, “is that what you want?” Kita sepertinya tidak butuh bumbu lagi. Kita butuh selera, biar terlihat enak. Ya toh?


Jumat, 06 Juni 2014

Harga Kulit Pisang Lebih Mahal ketika Berbicara

Haluuuuu.. 
Baru kali ini nulis lagi, bangun subuh+kopisusu+satupack roti membuat hari terasa sempurna. Hehe. 

Gomong-gomong, aku kemarin baru sampai di kampung dikarenakan mengantar Makku ke Rumah Sakit. Beliau kadang-kadang sakit, dan itu membuatku sedih. Aku ngak mau kalau ngelihat Mak sakit-sakitan, ngak bisa banget. Alhamdulillah semua baik-baik saja, dan  berdoa ke depan tidak terjadi apa-apa.

Oh ya, hampir lupa. Sekarang aku lagi aktif buat lagu, cover lagu dan membuka les privat di kampung dengan Gratis. Sekedar kasih tahu saja. Hehe

Oh ya, hampir lupa. Haha. *mulaipikun.
Aku sedih dengan duniaku ini, tidak ada yang benar apa yang aku lakukan. Semua orang beranggapan hal yang buruk terhadapku. Teman, Sahabat maupun Mantan Pacar dulu. 

Aku binggung, mau jadi apa diriku ini.. Jadi.. Bacalah dialog yang dibawah ini:
Ini, Berikut adalah percakapan bualan antara aku dan Harga Kulit yang patut dipahami.
 
  • Harga kulit:Kamu selalu sedihnya ya?
  • Aku: Iya, kadang aku merasa dibuang oleh cinta.
  • Harga kulit: Lalu, kenapa kamu nggak menunjukkan bahwa kamu sang penakhluk?
  • Aku:Kan udah?
  • Harga kulit:Itu belum cukup. Kamu ngak berani bilang tidak sama wanita kan?
  • Aku:Duh! Aku kan selalu menghargai mereka!
  • Harga kulit: Menghargai? Buat apa?  
  • Aku:Perempuan itu, harus diperhatiin, dimanja, disayangi dicintai kan?
  • Harga kulit:Siapa bilang begitu?
  • Aku:Jadi gimana dong caranya supaya dia tidak membuangku?
  • Harga kulit:Bilang bahwa kamu kangen. Bilang bahwa kamu senang ketika bersama dia.
  • Aku:Tapi aku malu...
  • Harga kulit:Berarti kamu kalah sebelum berperang!
  • Aku:Aku mau, dia mengerti karena aku ingin menjadi diri sendiri!!
  • Harga kulit:Terus, apa yang menahan kamu untuk nggak ngomong soal perasaan sakitmu sama dia?
  • Aku:KAMU!
  • Harga kulit:Aku? Kenapa aku? Aku tidak salah apa-apa dalam hal ini.
  • Aku:aku tidak menuduh. Kamu keberatan ngak kalau aku bilang sama dia Fuck You?
  • Harga kulit:Ya nggaklah! Toh kalian sama-sama bertengkar. Jadi, impas dong.
  • Aku:Iya sih...
  • Harga kulit:Lain halnya, kalau kamu memaki dia di tempat umum terlebih kamu tidak mengenal dia. Kamu akan dibunuh.
  • Aku:Jadi nggak apa-apa nih, kalau aku bilang Go to hell sama dia?
  • Harga kulit:Nggak apa-apa banget! Malah bagus kan?
  • Aku:Gimana kalau dia jadi merasa terganggu setelahnya dan nggak nyaman?
  • Harga kulit:Aku percaya dia nggak begitu. Setidaknya, dia jadi bisa mengambil sikap. Juga kamu.
  • Aku:Aku nggak siap kalau gara-gara ngomongin gitu dia jadi berubah dan menghilang.
  • Harga kulit:Ya nggak apa-apa juga kan? Kamu kan dibuang sama dia.
  • Aku:Iya juga sih...
  • Harga kulit:BTW, lain kali jangan nyalahin aku lagi ya!
  • Aku:Hehe. Nggak kok. Kamu itu penting buat aku, makanya aku memperhitungkan kamu, karena harga kulit lebih mahal sekarang.. :)

 

Total Tayangan Halaman

Alvawan Nazmi. Diberdayakan oleh Blogger.