Home » Posts filed under berasa benar
Kamis, 07 Desember 2017
Surat Untuk Dedi Ferdian Sang Melokonis What The Fucker
Selasa, 09 Mei 2017
The Fuck Menikah
Jumat, 12 Februari 2016
Alvawan Nazmi; Surat untuk Isra Rahmi di awal Tahun 2016
Tulisan ini saya didekasikan kepada temanku yang mengenal akan diriku. Angkatan 2008, Man 3 Rukoh Banda Aceh.
Kamis, 03 September 2015
Poto Sampul Aneh di Grup Gaminong
![]() |
| Tertulis: "Teller sampai Teler. Sampul buku seseorang yang belum terkenal di pasaran" |
Oke. Jadi begitu ceritanya. Kalau ada anggota Gaminong yang mempunyai prestasi bakal di upload sampulnya disini. Kalau gitu, mari kita coba lihat lebih dalam ke pelupuk mata.
![]() |
| Happy Wedding Ferhat dan Mira. Kali ini sketsa berita begini. Ngak apa-apa yang penting belum terkenal. |
Sekarang saya mengerti kenapa poto sampul yang berkaitan sama ferhat di pajang di grup gaminong. Karena maksud mereka bukan “dari pemberitaan tapi lebih kepencitraan semata atau jangan-jangan...". Tapi kata dalam bentuk “selamat” menjadi sisi negative, lalu timbullah pertanyaan. “apakah ferhat kepala daerah, pejabat eselon atau dari komisi apa, sehingga selalu menjadi objek dipajang di grup”?.
Ngomong ngomong, "Berita". Beberapa bulan lalu sang blogger dari takegon meninggal Dunia. Tapi tidak digambarkan dalam bentuk tulisan “Innalillahi wa innalillah….” Dan tidak dipajang sampul grup. Aneh rasanya kalau wadah seperti ini dijadikan atau tempat orang tertentu.
Perhatikan tanda kata "selamat", di bawahnya ada ilustrasi gambar cowok dan cewek. Ini berarti semua anggota mengucapkanya. Jelas sekali ini pemberitaan yang menguntungkan sebelah pihak. Dengan promosi yang ditampilkan, bisa-bisa orang tersebut terkenal di planet ini.
Senin, 31 Agustus 2015
Insya Allah Orang Aceh
![]() |
| Ilustrasi: Alvawan Nazmi |
Sebenarnya kata “Insya Allah” itu maknanya ”atas seizin Allah.” Berarti berhubungan dengan Tuhan, dan membawa nama Tuhan. Kalau nggak bisa, bilang aja terus jangan gengsi. Mungkin membuat janji ketemu untuk acara kegiatan apalah. Pasti jawaban paling akhir adalah “Insya Allah”. Itu sih kitanya nggak berani menolak malah berlindung dengan menggunakan nama Allah.
Yang bikin saya heran, adalah kalau status nggak jelas disebutnya "ngegantung", kalau orang dihukum pasti digantung. Ngak ada hakim yang bingung, ”Aduh, ini orang bersalah apa nggak, ya? Ya udah, kita gantung aja dulu, gimana? Kalau masih hidup, berarti bukan dia pembunuhnya”. Amankan!
Sabtu, 25 Juli 2015
Hidup itu......???!!!
Hidup itu penantian. Penantian itu membosankan. Hidup itu membosankan. Masa bodoh. Bersenang-senanglah!
Kamis, 11 September 2014
Cut Nyak Dhien Di sebut-sebut ILK (indonesia lawak klub)
Memang ya Wanita itu luar biasa.
ILK di Episode "Wanita Karir Vs Ibu Rumah Tangga"
Minggu, 29 Juni 2014
kecap pedas buat grup GaminonG
Jumat, 20 Juni 2014
Postingan Malam Sabtu
Di warung Mie Aceh BlangPidie sendirian terus gatel liat status/timeline, dan terpana pada foto cewek mempercantik diri dan cowok mempekerenkan diri, “dear good night, sweet dreams hope” semacam itulah bahasa inggris yang diper-alaykan. Terus berpikir sendiri, itu hal yang menjengkelkan. Apalagi waktu nelpon atau SMS.
Hmm, sebagai penulis ada tambahan tanggung jawab ya, yaitu jangan sok dipublishkan hal seperti itu. karena cukup kamu dan dia yang tahu. Penulis apapun, twiter kek, atau facebook atau lagi sekedar private message. Aku pun punya tanggung jawab itu. Padahal aku belum punya cewek.
Kadang ingin menulis, "I'm dreaming yes, do not forget ya dear, muuaachh..." atau apa. Tapi lantas berpikir, “is that what you want?” Kita sepertinya tidak butuh bumbu lagi. Kita butuh selera, biar terlihat enak. Ya toh?
Jumat, 06 Juni 2014
Harga Kulit Pisang Lebih Mahal ketika Berbicara
- Harga kulit:Kamu selalu sedihnya ya?
- Aku: Iya, kadang aku merasa dibuang oleh cinta.
- Harga kulit: Lalu, kenapa kamu nggak menunjukkan bahwa kamu sang penakhluk?
- Aku:Kan udah?
- Harga kulit:Itu belum cukup. Kamu ngak berani bilang tidak sama wanita kan?
- Aku:Duh! Aku kan selalu menghargai mereka!
- Harga kulit: Menghargai? Buat apa?
- Aku:Perempuan itu, harus diperhatiin, dimanja, disayangi dicintai kan?
- Harga kulit:Siapa bilang begitu?
- Aku:Jadi gimana dong caranya supaya dia tidak membuangku?
- Harga kulit:Bilang bahwa kamu kangen. Bilang bahwa kamu senang ketika bersama dia.
- Aku:Tapi aku malu...
- Harga kulit:Berarti kamu kalah sebelum berperang!
- Aku:Aku mau, dia mengerti karena aku ingin menjadi diri sendiri!!
- Harga kulit:Terus, apa yang menahan kamu untuk nggak ngomong soal perasaan sakitmu sama dia?
- Aku:KAMU!
- Harga kulit:Aku? Kenapa aku? Aku tidak salah apa-apa dalam hal ini.
- Aku:aku tidak menuduh. Kamu keberatan ngak kalau aku bilang sama dia Fuck You?
- Harga kulit:Ya nggaklah! Toh kalian sama-sama bertengkar. Jadi, impas dong.
- Aku:Iya sih...
- Harga kulit:Lain halnya, kalau kamu memaki dia di tempat umum terlebih kamu tidak mengenal dia. Kamu akan dibunuh.
- Aku:Jadi nggak apa-apa nih, kalau aku bilang Go to hell sama dia?
- Harga kulit:Nggak apa-apa banget! Malah bagus kan?
- Aku:Gimana kalau dia jadi merasa terganggu setelahnya dan nggak nyaman?
- Harga kulit:Aku percaya dia nggak begitu. Setidaknya, dia jadi bisa mengambil sikap. Juga kamu.
- Aku:Aku nggak siap kalau gara-gara ngomongin gitu dia jadi berubah dan menghilang.
- Harga kulit:Ya nggak apa-apa juga kan? Kamu kan dibuang sama dia.
- Aku:Iya juga sih...
- Harga kulit:BTW, lain kali jangan nyalahin aku lagi ya!
- Aku:Hehe. Nggak kok. Kamu itu penting buat aku, makanya aku memperhitungkan kamu, karena harga kulit lebih mahal sekarang.. :)







